Pameran Filateli Nov 2008
Bersamaan dengan pemberian medali dari Pameran Jakarta 2008 dan Sosialisasi Filateli, PFI Yogyakarta dan Kantor Pos Besar Yogyakarta juga menyelenggarakan Pameran Filateli selama 3 hari, yaitu dari Sabtu hingga Senin, 15-17 November 2008. Pameran diselenggarakan di selasar Kantor Pos Besar Yogyakarta.
Koleksi yang dipamerkan merupakan sebagian koleksi yang ikut dipamerkan (dan mendapat medali) di Pameran Jakarta 2008. Pengunjung cukup banyak, terutama pada hari Sabtu. Sayang sekali pameran ini kurang gencar promosinya, sehingga tidak banyak diketahui oleh warga masyarakat.
Ceramah Filateli
Pada hari Sabtu, 15 November 2008 pukul 9:30 s.d. 11:30, dilangsungkan kegiatan penyerahan hadiah pameran dan ceramah filateli. Acara dilangsungkan di Kantor Pos Besar Yogyakarta dan dihadiri oleh beberapa pejabat PT Pos dan Pemda DIY. Dari PT Pos Indonesia hadir Manajer Filateli Wilayah VI Jateng DIY Bapak Ibrahim dan Kepala Kantor Besar Yogyakarta Bapak Awan Rusniawan. Dari Pemda DIY hadir beberapa pejabat, di antaranya Kepala Museum Sonobudoyo, Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, dan beberapa guru-guru sekolah. Pengurus Perkumpulan Filatelis DIY yang hadir adalah Ketua Bapak Bambang Toto Ujiantoro dan para aktivis dan anggotanya.
Acara utama adalah penyerahan hadiah kepada para filatelis yang telah mengikuti pameran Jakarta 2008, ada 8 medali (dari 9 koleksi yang dikirim). Acara yang diawali sambutan-sambutan, disusul pembagian hadiah, dan diakhiri dengan ceramah filateli yang diisi oleh salah satu senior PFI yaitu Wing Wahyu Winarno. Wing Wahyu Winarno memaparkan berbagai teknik mengumpulkan benda koleksi yang langka tanpa memerlukan modal yang besar, namun hasilnya dapat memeroleh nilai tinggi pada waktu pameran.
Acara yang diliput oleh beberapa wartawan (baik media cetak maupun elektronik) ini, juga dihadiri oleh para anggota lama atau senior yang selama ini tidak saling bertemu. Terlihat di acara tersebut di antaranya adalah Mbak Rina (putri Bapak Sri Soedono, ketua PFI DIY periode 1980-an) dan Kus Sapto (aktivis pada masa 1980-an). Tidak mengherankan setelah acara selesai, dilanjutkan dengan ngobrol saling kangen-kangenan di antara para anggota dan pengurus lama.
Daftar Nama Peserta Pameran dari Yogyakarta yang mendapat medali
|
No |
Nama |
Kelas |
Judul |
|
1 |
Mayangsari R. P. |
C-1 Nature |
Vertebrata |
|
2 |
Mayong Bibakkati |
C-1 Beginner Nature |
Rahasia Burung |
|
3 |
Edward Siswanto |
C-1 Nature |
Mamalia |
|
4 |
Michele Angelia S. |
C-2 Naure |
Tropical Flora |
|
5 |
Michele Angelia S. |
C-2 Life Envi |
The Wonder of the Sea |
|
6 |
Raras K. |
C-2 Social |
Scout |
|
7 |
Nasrul Jihadan |
E-1 Nature |
Felidae |
|
8 |
Nasrul Jihadan |
E-1 Comm & Tech |
Petualangan ke Luar Angkasa |
Baca juga di: http://maswing.org. Foto-foto masih akan disusulkan segera.
Yogya Sabet 8 Medali Kompetisi Filateli
02/11/2008 07:25:08 YOGYA (KR) – Kontingen Yogyakarta dalam kompetisi Pameran Filateli Nasional sekaligus Pameran Filateli Internasional ‘Jakarta 2008′ berhasil menyabet 8 medali. Kompetisi filateli internasional Asia dan Pasifik ini diikuti 22 negara di Asia, Pasifik dan Afrika. Pameran Filateli Nasional 2008 diikuti oleh 12 propinsi DIY, DKI Jakarta, Jawa Timur, Banten, Lampung, Bengkulu, Sumatera Utara, Jambi, Sumatera Barat, Kalimantan Tengah, Bali, Sulawesi Selatan.
Menurut Pengurus Perkumpulan Filatelis Indonesia (PFI) Yogyakarta Nashrul Jihadan, Sabtu (1/11) negara-negara yang mengikuti kompetisi dan pameran internasional Indonesia, Singapura, Malaysia, Bangladesh, Nepal, Vietnam, Filipina, Thailand, Hongkong, China Taipeh, China, Korea Selatan, Jepang, Australia, Pakistan, India, Iran, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirates Arab, Afrika Selatan dan New Zealand.
Kontingen Yogyakarta dalam kompetisi dan pameran filatelis selama 6 hari di Jakarta yang menyabet 8 medali tersebut di antaranya, Mayangsari RP dengan judul ‘Vertebrata’ meraih Bronze, Mayong B Kalua judul ‘Rahasia Burung’ merah Silver Bronze, Edward Siswanto dengan judul ‘Mamalia’ merah Silver Bronze, Michele Angelia S meraih dua medali ‘The Wonder of The Sea’ (Silver Bronze) dan ‘Tropical Flora’ (Bronze).
Rarasati K dengan judul ‘Scout’ meraih medali Bronze, sementara Nashrul Jihadan juga meraih dua medali Bronze untuk judul filateli ‘Petualangan ke Luar Angkasa’ dan ‘Felidae’. Menurut Nashrul, banyak orang mengenal filateli hanya mengumpulkan prangko saja tetapi apabila digali lebih dalam dapat membuahkan berprestasi di bidang filateli.
Tahun 2008 ini kegiatan filateli di Indonesia mulai disosialisasikan, mengingat filateli merupakan hobi yang positif dan bersifat edukatif. Selain pameran filateli Jakarta 2008 yang di gelar di JITEC Mangga Dua Square lantai 8 juga dipamerkan mobil Presiden Soeharto yang ditempeli penuh dengan prangko, serta peluncuran prangko Jakarta 2008, Join Issue Indonesia-Turkey yang di hadiri Duta besar Turki untuk Indonesia Mr Aydin Evirgen.
Selain itu juga digelar lokakarya Filateli Nasional oleh Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi yang dihadiri para aktivis filateli, Perkumpulan Filatelis Indonesia seluruh Indonesia, para guru SD/SMP/SMA, PT Pos Indonesia, Dinas Pendidikan dan beberapa instansi terkait. Diharapkan perfilatelian di Yogyakarta semakin tumbuh dan berkembang. “Pameran Filateli Nasional 2009 akan di gelar kembali pada pertengahan tahun 2009 dan Pameran Filateli Internasional 2009 akan di gelar di Hongkong pada bulan Mei,” ujar Nashrul Jihadan. (Asp)-a
Wing Garap Buku Filateli Terlengkap
KR, 20/6/2008. DUNIA filateli tahun ini disemarakkan lagi dengan terbitnya sebuah buku ‘Filateli: Hobi Mengoleksi Prangko & Benda Pos Lainnya’ diterbitkan Graha Ilmu Yogyakarta penulisnya Wing Wahyu Winarno. Menurut Wing, buku ini merupakan buku terlengkap dibandingkan buku filateli yang sudah terbit di Indonesia. “Buku Filateli ini dapat digunakan sebagai pedoman bagi para filatelis yang ingin menjalankan hobinya dengan benar. Selain itu juga dapat digunakan oleh para orangtua yang ingin membimbing putra-putrinya berfilateli. Bisa juga digunakan bapak dan ibu guru yang ingin mengadakan kegiatan ekstrakurikuler filateli bagi peserta didiknya,” ujar Wing yang sudah menulis 42 buku, Minggu (8/6). Buku ini menurutnya juga membahas berbagai tema yang harus dipilih oleh seorang filatelis, karena kalau tanpa tema, seorang filatelis akan mengumpulkan semua prangko, yang pada akhirnya sulit memiliki koleksi yang utuh, sehingga koleksinya tidak bisa dibanggakan. Selain memilih tema filatelis harus menyiapkan diri mengikuti pameran, di dalam maupun di luar negeri. (Asp)-c
Peluncuran Buku Filateli
Kepada teman2 filatelis atau pemerhati filateli di manapun Anda berada, Anda diundang untuk menghadiri peluncuran buku Filateli: Hobi Mengoleksi Prangko dan Benda Filateli Lainnya karya Wing Wahyu Winarno (Penerbit: Graha Ilmu). Acara akan dilangsungkan:
- Di Aula Kantor Pos (Besar) Yogyakarta (Jln. Panembahan Senopati, dekat alun-alun utara)
- Hari Minggu, 8 Juni 2008
- Pukul: 8:30-11:30
Acara ini gratis, bersifat santai, meskipun ada sedikit ceramahnya. Jangan lupa ajak serta keluarga atau teman2 Anda. Dalam acara tersebut juga akan diadakan bazar dan tukar-menukar benda filateli. Berikut ini disampaikan undangannya dalam bentuk digital. Anda tidak harus membawa undangan untuk menghadiri acara ini. Kami tunggu ya kedatangan Anda. Terima kasih sebelumnya dan sampai jumpa di acara.
Artikel Filateli di Kontan
Tabloid Kontan terbit tiap hari Jumat (beda lho dengan harian Kontan, meskipun pemiliknya sama). Tabloid Kontan nomor 33 edisi Jumat 16 Mei 2008, memuat artikel filateli di halaman 28-29, dengan mewawancarai beberapa filatelis. Mbak Novi Diah, si penulis artikel, yang bekerja sebagai redaksi di sana, mencari bahan dan menemukannya di blog http://hobifilateli.wordpress.com dan http://maswing.wordpress.com (ngakunya ke saya gitu hehehe). Akhirnya kontak sana-sini (terutama beberapa nama yang muncul di artikel tersebut), dan akhirnya terbitlah artikel itu.
Berikut ini saya cantumkan tampilan artikel, dalam bentuk kecil dulu, supaya teman2 yang koneksi Internetnya masih “penyabar”, tidak jengkel karena gambarnya tidak segera tampil. Kalau ingin memperbesar tampilan, ya tinggal klik saja. (Kepada redaksi Kontan, maaf ya om/tante, kami memuat di sini agar teman2 yang kesulitan mendapat tabloid Kontan, bisa ikut membaca. Lagian, agar dunia filateli di Indonesia tambah ramai kan? Swear, kami tidak bermaksud mengganggu oplag Kontan gara2 posting ini lho…).
- Filateli di tabloid Kontan
- Hobi Filateli
- Hobi Filateli
Filateli Tidak Sekadar Mengoleksi Benda Pos
KR, 20/4/2008. Selama ini filateli dikenal sebagai sebuah hobi untuk mengumpulkan prangko dan benda pos lainnya. Benda pos yang dapat dikoleksi merupakan benda-benda yang digunakan untuk berkirim surat, mulai dari sampul (amplop), cap pos, kartupos, warkat pos, sampul peringatan, sampul hari pertama dan berbagai benda lain yang masih berkaitan dengan dunia pos. Benda-benda yang tidak termasuk ke dalam benda filateli, tadinya termasuk meterai dan poswesel. Namun dengan perkembangan dunia surat-menyurat yang semakin menyurut seiring dengan kepraktisan menggunakan e-mail, perkumpulan filatelis sedunia (Federation Internationale de Philatelie) maupun se-Asia Pasifik (Federation Inter-Asia Philatelic) telah merevisi benda-benda yang boleh dikoleksi.
Kini benda filateli meluas tidak hanya benda pos, tetapi juga bukti pungutan (bisa berupa retribusi, pajak daerah seperti pajak televisi dan pajak radio, cukai, dan sejenisnya). Bahkan dalam suatu pameran, boleh juga disertakan benda-benda lain yang bahkan tidak berhubungan sama sekali dengan benda pos, tetapi masih berkaitan dengan tema koleksi yang dipilih. Benda ini disebut dengan nonphilatelic items, misalnya guntingan koran, karcis bioskop, karcis kereta, karcis masuk tempat hiburan, foto dan sebagainya. Selama ini ada anggapan bahwa filateli adalah hobi mengumpulkan prangko sebanyak-banyaknya.
Hal itu memang tidak ada yang melarang, karena namanya kesenangan, asal tidak menyalahi undang-undang, tentu boleh saja. Namun mengoleksi prangko tanpa pedoman, mirip seperti seorang pemulung yang memungut apa saja, yang penting dapat. Baca selebihnya »
Bursa Filateli Surabaya
Setelah menghadiri acara seminar Telkomsel pada pagi dan siang hari tanggal 15 April 2008, sorenya saya mengunjungi bursa filateli dan numismatik di Tunjungan Plaza III. Acara berlangsung tanggal 11-20 April. Karena ada mobil antaran tiap 30 menit dari hotel ke TP, maka saya tidak perlu repot2 sampai di sana. Saya menyempatkan cuci mata melihat2 isi mall, karena lokasi bursa memang di lantai 6, sehingga cukup banyak yang saya lihat.
Sesampai di lantai 6, ada kira2 10 kios. Ada kios PT Pos, ada kios khusus filateli, dan ada kios yang menjual aneka koleksi (selain filateli, juga ada macam2 kartu, buku2, koin dan numismatik). Bahkan ada juga yang khusus memamerkan foto. Saya sempatkan untuk mengunjungi stand PT Pos dan mengobrol seputar pameran Jakarta 2008. Lalu ke stand filateli lain. Saya sempat berkenalan dan mengobrol dengan mas Romadhon Hariyanto (Suroboyo Stamps) dan Pak Said Faisal Basymeleh (Masterphila). Bahkan Pak Said juga sempat menelpon Pak Budi Rachmanto. Saya mendapat informasi kalau Katalog Prangko Indonesia 2009 akan beredar sekitar Mei 2008 ini.
Menurut saya, cukup banyak benda2 yang bisa dikoleksi. Ada prangko, ada sampul, dan ada perlengkapan2 mengelola koleksi, mulai dari album, pinset, plastik, hingga buku-buku dan katalog prangko. Karena tidak sempat melihat-lihat secara rinci, saya hanya membeli dokumen filateli Peringatan 50 tahun UGM dan Peringatan 253 tahun Kraton Yogyakarta. Sayang sekali pameran yang lumayan bagus ini, tidak dibanjiri pengunjung. Menurut beberapa penjaga stan di sana, karena promosinya kurang gencar (saya bilang: saya sudah bantu lho melalui blog saya hehehe). Bursa seperti ini saya kira perlu diselenggarakan di kota-kota lain, dan agaknya perlu mengajak berbagai pihak untuk meramaikan kembali filateli.
Setelah itu saya kembali ke hotel untuk beristirahat, juga dengan kendaraan dari hotel.














