Jakarta International Philatelic Expo 2009
Mall of Indonesia, Kelapa Gading, 28 Oktober s.d. 1 Nopember 2009

Jipex 2009
(Kiriman: Lisa Mulyana) Jakarta International Philatelic Expo 2009 adalah sebuah event pameran filateli tingkat nasional yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Pengurus Pusat Perkumpulan Filatelis Indonesia (PP PFI). Kegiatan ini akan menjadi ajang tertinggi untuk mengukur prestasi filatelis Indonesia agar dapat mengikuti ajang serupa di tingkat regional Asia Pasifik, maupun tingkat dunia, sekaligus dimanfaatkan untuk mempromosikan potensi pariwisata Jakarta melalui pameran prangko.
Latar Belakang
Jakarta adalah salah satu kota yang banyak terkait dengan berbagai tema penerbitan prangko. Banyak artefak kebudayaan di Jakarta yang telah dicetak ke dalam prangko, namun tidak diketahui secara luas oleh masyarakat. Dengan banyaknya tema penerbitan prangko, dipastikan eksplorasi atas koleksi prangko dalam pameran menjadi menarik dan beragam. Hal ini dapat menjadikan daya tarik kunjungan wisata jika dilaksanakan secara rutin setiap tahun.
Ceramah Filateli
Pada hari Sabtu, 15 November 2008 pukul 9:30 s.d. 11:30, dilangsungkan kegiatan penyerahan hadiah pameran dan ceramah filateli. Acara dilangsungkan di Kantor Pos Besar Yogyakarta dan dihadiri oleh beberapa pejabat PT Pos dan Pemda DIY. Dari PT Pos Indonesia hadir Manajer Filateli Wilayah VI Jateng DIY Bapak Ibrahim dan Kepala Kantor Besar Yogyakarta Bapak Awan Rusniawan. Dari Pemda DIY hadir beberapa pejabat, di antaranya Kepala Museum Sonobudoyo, Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, dan beberapa guru-guru sekolah. Pengurus Perkumpulan Filatelis DIY yang hadir adalah Ketua Bapak Bambang Toto Ujiantoro dan para aktivis dan anggotanya.
Acara utama adalah penyerahan hadiah kepada para filatelis yang telah mengikuti pameran Jakarta 2008, ada 8 medali (dari 9 koleksi yang dikirim). Acara yang diawali sambutan-sambutan, disusul pembagian hadiah, dan diakhiri dengan ceramah filateli yang diisi oleh salah satu senior PFI yaitu Wing Wahyu Winarno. Wing Wahyu Winarno memaparkan berbagai teknik mengumpulkan benda koleksi yang langka tanpa memerlukan modal yang besar, namun hasilnya dapat memeroleh nilai tinggi pada waktu pameran.
Acara yang diliput oleh beberapa wartawan (baik media cetak maupun elektronik) ini, juga dihadiri oleh para anggota lama atau senior yang selama ini tidak saling bertemu. Terlihat di acara tersebut di antaranya adalah Mbak Rina (putri Bapak Sri Soedono, ketua PFI DIY periode 1980-an) dan Kus Sapto (aktivis pada masa 1980-an). Tidak mengherankan setelah acara selesai, dilanjutkan dengan ngobrol saling kangen-kangenan di antara para anggota dan pengurus lama.
Daftar Nama Peserta Pameran dari Yogyakarta yang mendapat medali
|
No |
Nama |
Kelas |
Judul |
|
1 |
Mayangsari R. P. |
C-1 Nature |
Vertebrata |
|
2 |
Mayong Bibakkati |
C-1 Beginner Nature |
Rahasia Burung |
|
3 |
Edward Siswanto |
C-1 Nature |
Mamalia |
|
4 |
Michele Angelia S. |
C-2 Naure |
Tropical Flora |
|
5 |
Michele Angelia S. |
C-2 Life Envi |
The Wonder of the Sea |
|
6 |
Raras K. |
C-2 Social |
Scout |
|
7 |
Nasrul Jihadan |
E-1 Nature |
Felidae |
|
8 |
Nasrul Jihadan |
E-1 Comm & Tech |
Petualangan ke Luar Angkasa |
Baca juga di: http://maswing.org. Foto-foto masih akan disusulkan segera.
Artikel Filateli di Kontan
Tabloid Kontan terbit tiap hari Jumat (beda lho dengan harian Kontan, meskipun pemiliknya sama). Tabloid Kontan nomor 33 edisi Jumat 16 Mei 2008, memuat artikel filateli di halaman 28-29, dengan mewawancarai beberapa filatelis. Mbak Novi Diah, si penulis artikel, yang bekerja sebagai redaksi di sana, mencari bahan dan menemukannya di blog http://hobifilateli.wordpress.com dan http://maswing.wordpress.com (ngakunya ke saya gitu hehehe). Akhirnya kontak sana-sini (terutama beberapa nama yang muncul di artikel tersebut), dan akhirnya terbitlah artikel itu.
Berikut ini saya cantumkan tampilan artikel, dalam bentuk kecil dulu, supaya teman2 yang koneksi Internetnya masih “penyabar”, tidak jengkel karena gambarnya tidak segera tampil. Kalau ingin memperbesar tampilan, ya tinggal klik saja. (Kepada redaksi Kontan, maaf ya om/tante, kami memuat di sini agar teman2 yang kesulitan mendapat tabloid Kontan, bisa ikut membaca. Lagian, agar dunia filateli di Indonesia tambah ramai kan? Swear, kami tidak bermaksud mengganggu oplag Kontan gara2 posting ini lho…).
- Filateli di tabloid Kontan
- Hobi Filateli
- Hobi Filateli
Bursa Filateli Surabaya
Setelah menghadiri acara seminar Telkomsel pada pagi dan siang hari tanggal 15 April 2008, sorenya saya mengunjungi bursa filateli dan numismatik di Tunjungan Plaza III. Acara berlangsung tanggal 11-20 April. Karena ada mobil antaran tiap 30 menit dari hotel ke TP, maka saya tidak perlu repot2 sampai di sana. Saya menyempatkan cuci mata melihat2 isi mall, karena lokasi bursa memang di lantai 6, sehingga cukup banyak yang saya lihat.
Sesampai di lantai 6, ada kira2 10 kios. Ada kios PT Pos, ada kios khusus filateli, dan ada kios yang menjual aneka koleksi (selain filateli, juga ada macam2 kartu, buku2, koin dan numismatik). Bahkan ada juga yang khusus memamerkan foto. Saya sempatkan untuk mengunjungi stand PT Pos dan mengobrol seputar pameran Jakarta 2008. Lalu ke stand filateli lain. Saya sempat berkenalan dan mengobrol dengan mas Romadhon Hariyanto (Suroboyo Stamps) dan Pak Said Faisal Basymeleh (Masterphila). Bahkan Pak Said juga sempat menelpon Pak Budi Rachmanto. Saya mendapat informasi kalau Katalog Prangko Indonesia 2009 akan beredar sekitar Mei 2008 ini.
Menurut saya, cukup banyak benda2 yang bisa dikoleksi. Ada prangko, ada sampul, dan ada perlengkapan2 mengelola koleksi, mulai dari album, pinset, plastik, hingga buku-buku dan katalog prangko. Karena tidak sempat melihat-lihat secara rinci, saya hanya membeli dokumen filateli Peringatan 50 tahun UGM dan Peringatan 253 tahun Kraton Yogyakarta. Sayang sekali pameran yang lumayan bagus ini, tidak dibanjiri pengunjung. Menurut beberapa penjaga stan di sana, karena promosinya kurang gencar (saya bilang: saya sudah bantu lho melalui blog saya hehehe). Bursa seperti ini saya kira perlu diselenggarakan di kota-kota lain, dan agaknya perlu mengajak berbagai pihak untuk meramaikan kembali filateli.
Setelah itu saya kembali ke hotel untuk beristirahat, juga dengan kendaraan dari hotel.
Buku Filateli
Kini telah terbit buku filateli berjudul: Filateli: Hobi Mengoleksi Prangko dan Benda Pos Lainnya karya Wing Wahyu Winarno. Buku setebal 300-an halaman ini terdiri atas 10 bab, disertai CD berisi contoh-contoh koleksi pameran, dan bonus pembatas buku cantik. Buku ini diterbitkan oleh penerbit Graha Ilmu, Yogyakarta (telpon 0274-882262, 0274 4462135) dan diperkirakan akan beredar pertengahan April 2008 ini di berbagai toko buku di seluruh Indonesia. Harga buku Rp59.800. Bila Anda ingin segera mendapatkan buku ini, cobalah menelpon langsung ke penerbitnya.

Keunggulan buku ini adalah isinya yang sangat lengkap, tidak hanya membahas mengenai filateli, tetapi juga membahas cara memanfaatkan komputer untuk mengelola data koleksi maupun mengatur komposisi pameran, memanfaatkan Internet untuk mencari informasi tentang tema koleksi, dan bergabung dengan berbagai klub atau milis filateli dan mengunjungi berbagai bursa atau pertemuan filateli di berbagai kota. Sudah barang tentu hampir di setiap halaman buku ini diberi contoh-contoh gambar, sehingga sangat mudah diikuti oleh siapa saja yang tertarik pada hobi filateli.
Meskipun gambar-gambar di dalam buku ini hitam putih, tetapi karena ada bonus CD yang berisi 20 judul koleksi filateli dari berbagai kelas (mulai dari 1 panel hingga 8 panel), maka pembaca dapat melihat koleksi dalam penuh warna (dan mencetaknya di printer berwarna mereka bila memang diinginkan). Pembaca yang tidak mempunyai komputer, masih bisa melihat versi mininya di lampiran buku ini, sehingga tetap dapat mempelajari bagaimana merancang suatu koleksi untuk suatu pameran.
Nah, agaknya bagi Anda para filatelis, buku ini akan dapat melengkapi perpustakaan Anda. Silakan hubungi toko buku terdekat di sekitar Anda. Keterangan lengkap tentang buku ini bisa dilihat di sini.
Kelompok Filateli
Oleh: Budi Rachmanto, Slawi, Jawa Tengah
Berbicara mengenai filateli, makin lama profesi (atau tepatnya: hobi) ini makin melebar. Filateli bukan saja hobi mengumpulkan prangko tapi makin luas. Meluasnya tidak hanya sekadar dari mengumpulkan prangko lalu meluas menjadi mengumpulkan benda-benda pos (kartupos, cappos, sampul peringatan, dan seterusnya) serta mengumpulkan benda-benda lain yang diperbolehkan (misalnya revenue stamps). Namun perluasan ini sudah mencakup “wilayah” yang terkait dengan prangko.
Prangko hanyalah sebuah produk dari suatu proses. Kalau kita hanya berfikir bahwa filateli hanya berkaitan dengan prangko saja, agaknya fikiran itu harus diubah. Kenyataannya, dalam berbagai pameran dan lomba filateli, sudah dimasukkan juga barang-barang yang menjadi cikal-bakal munculnya prangko, mulai dari rancangan sampai kepada art-proof, sebelum akhirnya dijadikan master untuk mencetak prangko (dan benda filateli lainnya).
Oleh karena itulah, menurut saya, filateli menjadi semakin luas. Saya sempat berfikir kalau filateli dapat kita golong-golongkan menjadi empat kelompok, yaitu filateli hulu, filateli murni, filateli hilir, dan filateli penunjang.











