Pameran C & S di Yogyakarta
Karta Pustaka, Jln. Bintaran Tengah 16, Yogyakarta.
Rabu 11-15 November 2009

Setelah Philex 2009, Yogyakarta giliran berikutnya menyelenggarakan pameran prangko. Pameran diselenggarakan bersama oleh Pengurus Daerah Perkumpulan Filatelis Indonesia DIY, PT Pos Indonesia (dalam hal ini Kantor Pos Besar Yogyakarta), LSM Society of Social (SOS), dan Karta Pustaka.
Pameran filateli ini diselenggarakan 11-15 November 2009 (hari Rabu – Minggu), dari jam 10:00 hingga 17:00. Menurut rencana, pameran akan dimohonkan untuk dibuka secara resmi oleh GKR Pembayun, selaku tokoh pemuda di DIY.
Pameran bersifat eksibisi atau pameran saja, tanpa ada perlombaan koleksi filateli. Direncanakan, ada 10 peserta yang berasal dari anggota PFI Cabang Yogyakarta. Selain pameran, juga akan diselenggarakan bursa filateli, konsultasi filateli, dan lomba menulis surat untuk siswa SD/SMP.
Jakarta International Philatelic Expo 2009
Mall of Indonesia, Kelapa Gading, 28 Oktober s.d. 1 Nopember 2009

Jipex 2009
(Kiriman: Lisa Mulyana) Jakarta International Philatelic Expo 2009 adalah sebuah event pameran filateli tingkat nasional yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Pengurus Pusat Perkumpulan Filatelis Indonesia (PP PFI). Kegiatan ini akan menjadi ajang tertinggi untuk mengukur prestasi filatelis Indonesia agar dapat mengikuti ajang serupa di tingkat regional Asia Pasifik, maupun tingkat dunia, sekaligus dimanfaatkan untuk mempromosikan potensi pariwisata Jakarta melalui pameran prangko.
Latar Belakang
Jakarta adalah salah satu kota yang banyak terkait dengan berbagai tema penerbitan prangko. Banyak artefak kebudayaan di Jakarta yang telah dicetak ke dalam prangko, namun tidak diketahui secara luas oleh masyarakat. Dengan banyaknya tema penerbitan prangko, dipastikan eksplorasi atas koleksi prangko dalam pameran menjadi menarik dan beragam. Hal ini dapat menjadikan daya tarik kunjungan wisata jika dilaksanakan secara rutin setiap tahun.
Pameran Filateli Nov 2008
Bersamaan dengan pemberian medali dari Pameran Jakarta 2008 dan Sosialisasi Filateli, PFI Yogyakarta dan Kantor Pos Besar Yogyakarta juga menyelenggarakan Pameran Filateli selama 3 hari, yaitu dari Sabtu hingga Senin, 15-17 November 2008. Pameran diselenggarakan di selasar Kantor Pos Besar Yogyakarta.
Koleksi yang dipamerkan merupakan sebagian koleksi yang ikut dipamerkan (dan mendapat medali) di Pameran Jakarta 2008. Pengunjung cukup banyak, terutama pada hari Sabtu. Sayang sekali pameran ini kurang gencar promosinya, sehingga tidak banyak diketahui oleh warga masyarakat.
Yogya Sabet 8 Medali Kompetisi Filateli
02/11/2008 07:25:08 YOGYA (KR) – Kontingen Yogyakarta dalam kompetisi Pameran Filateli Nasional sekaligus Pameran Filateli Internasional ‘Jakarta 2008′ berhasil menyabet 8 medali. Kompetisi filateli internasional Asia dan Pasifik ini diikuti 22 negara di Asia, Pasifik dan Afrika. Pameran Filateli Nasional 2008 diikuti oleh 12 propinsi DIY, DKI Jakarta, Jawa Timur, Banten, Lampung, Bengkulu, Sumatera Utara, Jambi, Sumatera Barat, Kalimantan Tengah, Bali, Sulawesi Selatan.
Menurut Pengurus Perkumpulan Filatelis Indonesia (PFI) Yogyakarta Nashrul Jihadan, Sabtu (1/11) negara-negara yang mengikuti kompetisi dan pameran internasional Indonesia, Singapura, Malaysia, Bangladesh, Nepal, Vietnam, Filipina, Thailand, Hongkong, China Taipeh, China, Korea Selatan, Jepang, Australia, Pakistan, India, Iran, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirates Arab, Afrika Selatan dan New Zealand.
Kontingen Yogyakarta dalam kompetisi dan pameran filatelis selama 6 hari di Jakarta yang menyabet 8 medali tersebut di antaranya, Mayangsari RP dengan judul ‘Vertebrata’ meraih Bronze, Mayong B Kalua judul ‘Rahasia Burung’ merah Silver Bronze, Edward Siswanto dengan judul ‘Mamalia’ merah Silver Bronze, Michele Angelia S meraih dua medali ‘The Wonder of The Sea’ (Silver Bronze) dan ‘Tropical Flora’ (Bronze).
Rarasati K dengan judul ‘Scout’ meraih medali Bronze, sementara Nashrul Jihadan juga meraih dua medali Bronze untuk judul filateli ‘Petualangan ke Luar Angkasa’ dan ‘Felidae’. Menurut Nashrul, banyak orang mengenal filateli hanya mengumpulkan prangko saja tetapi apabila digali lebih dalam dapat membuahkan berprestasi di bidang filateli.
Tahun 2008 ini kegiatan filateli di Indonesia mulai disosialisasikan, mengingat filateli merupakan hobi yang positif dan bersifat edukatif. Selain pameran filateli Jakarta 2008 yang di gelar di JITEC Mangga Dua Square lantai 8 juga dipamerkan mobil Presiden Soeharto yang ditempeli penuh dengan prangko, serta peluncuran prangko Jakarta 2008, Join Issue Indonesia-Turkey yang di hadiri Duta besar Turki untuk Indonesia Mr Aydin Evirgen.
Selain itu juga digelar lokakarya Filateli Nasional oleh Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi yang dihadiri para aktivis filateli, Perkumpulan Filatelis Indonesia seluruh Indonesia, para guru SD/SMP/SMA, PT Pos Indonesia, Dinas Pendidikan dan beberapa instansi terkait. Diharapkan perfilatelian di Yogyakarta semakin tumbuh dan berkembang. “Pameran Filateli Nasional 2009 akan di gelar kembali pada pertengahan tahun 2009 dan Pameran Filateli Internasional 2009 akan di gelar di Hongkong pada bulan Mei,” ujar Nashrul Jihadan. (Asp)-a
Bursa Filateli Surabaya
Setelah menghadiri acara seminar Telkomsel pada pagi dan siang hari tanggal 15 April 2008, sorenya saya mengunjungi bursa filateli dan numismatik di Tunjungan Plaza III. Acara berlangsung tanggal 11-20 April. Karena ada mobil antaran tiap 30 menit dari hotel ke TP, maka saya tidak perlu repot2 sampai di sana. Saya menyempatkan cuci mata melihat2 isi mall, karena lokasi bursa memang di lantai 6, sehingga cukup banyak yang saya lihat.
Sesampai di lantai 6, ada kira2 10 kios. Ada kios PT Pos, ada kios khusus filateli, dan ada kios yang menjual aneka koleksi (selain filateli, juga ada macam2 kartu, buku2, koin dan numismatik). Bahkan ada juga yang khusus memamerkan foto. Saya sempatkan untuk mengunjungi stand PT Pos dan mengobrol seputar pameran Jakarta 2008. Lalu ke stand filateli lain. Saya sempat berkenalan dan mengobrol dengan mas Romadhon Hariyanto (Suroboyo Stamps) dan Pak Said Faisal Basymeleh (Masterphila). Bahkan Pak Said juga sempat menelpon Pak Budi Rachmanto. Saya mendapat informasi kalau Katalog Prangko Indonesia 2009 akan beredar sekitar Mei 2008 ini.
Menurut saya, cukup banyak benda2 yang bisa dikoleksi. Ada prangko, ada sampul, dan ada perlengkapan2 mengelola koleksi, mulai dari album, pinset, plastik, hingga buku-buku dan katalog prangko. Karena tidak sempat melihat-lihat secara rinci, saya hanya membeli dokumen filateli Peringatan 50 tahun UGM dan Peringatan 253 tahun Kraton Yogyakarta. Sayang sekali pameran yang lumayan bagus ini, tidak dibanjiri pengunjung. Menurut beberapa penjaga stan di sana, karena promosinya kurang gencar (saya bilang: saya sudah bantu lho melalui blog saya hehehe). Bursa seperti ini saya kira perlu diselenggarakan di kota-kota lain, dan agaknya perlu mengajak berbagai pihak untuk meramaikan kembali filateli.
Setelah itu saya kembali ke hotel untuk beristirahat, juga dengan kendaraan dari hotel.
Pameran Filateli Semarang 1982
Pada bulan Oktober 1982, di aula STM Pembangunan Semarang, diselenggarakan pameran filateli. Pameran ini diselenggarakan oleh Perum Pos dan Giro, PBB, dan PPI Cabang Semarang. Pameran tidak bersifat kompetisi, karena pesertanya adalah para pemenang dari pameran-pameran sebelumnya. Berita lengkap pameran ini dapat dilihat pada guntingan berita berikut ini. Klik berita tersebut untuk memperbesar.
Pameran Indonesia-Malaysia 1977
Redaksi menemukan kliping2 lama yang berisi artikel dan berita2 filateli. Tidak ada jeleknya diposting di blog kita ini ya. Berita pertama adalah mengenai Pameran Filateli Indonesia Malaysia ke-2 tahun 1977. Pameran ini diselenggarakan di gedung STM Pembangunan, yang berlokasi di pojok Simpang Lima, Semarang. Pameran yang diselenggarakan tanggal 30-31 Juli 1977 ini, diketuai oleh rekan Hari Budiyanto, putra Mayjen Yasir Hadibroto (waktu itu Pangdam VII Diponegoro). Saya waktu itu menjadi sekretaris.
Pameran yang bertajuk “Indonesia-Malaysia II” itu memang merupakan kelanjutan dari pameran serupa yang diselenggarakan di Jakarta 2 tahun sebelumnya. Koleksi yang dipamerkan memang termasuk dari rekan2 dari negeri jiran. Tokoh2 senior yang hadir pada waktu itu termasuk Bapak J. Wibawa Sudharta dan Bapak A. Soesantio.
Buletin Jakarta 2008
Informasi yang telah lama kita nantikan tentang pameran filateli di Jakarta Oktober 2008 nanti, akhirnya kita peroleh juga. Berkat kebaikan hati Rekan Tono Dwi Putranto yang berkenan meminjamkan buletin yang diperolehnya, Redaksi lalu memindai semua halamannya dan menampilkannya di halaman ini. Sengaja tidak disatukan dalam satu file PDF, melainkan dalam bentuk JPG, agar Anda semua bisa memilih halaman yang ingin dilihat dan dicetak. Kalau dijadikan satu, ukuran filenya besar sekali, karena buletinnya dalam warna penuh. Redaksi tidak tega untuk mengubahnya menjadi hitam putih.
Buletin ini agaknya bukan untuk peserta pameran, melainkan untuk instansi atau perusahaan yang ingin berpartisipasi di dalam pameran tersebut (terlihat dari formulir pendaftaran yang ada di halaman belakang). Oleh karenanya, bagi Anda yang ingin ikut berpameran, agaknya harus bersabar sampai salah satu di antara kita mendapatkan informasi atau buletin yang khusus untuk (calon) peserta pameran.
Kalau ada di antara Anda yang sudah mendapatkan informasi terkini mengenai Jakarta 2008, jangan segan-segan untuk berbagi atau menghubungi Redaksi ya (terima kasih sebelumnya).
Di halaman berikut ini, disajikan semua halaman yang ada di katalog tersebut dalam bentuk thumbnail. Nah, silakan memilih-milih halaman yang ingin Anda baca, langsung dengan mengklik halaman yang dituju.
Formulir Jakarta 2008
Redaksi sudah mendapatkan formulir pendaftaran Jakarta 2008. Terima kasih kepada rekan Tono Dwi Putranto yang telah mengirimkannya ke alamat Redaksi. Formulir ini terdiri atas empat lembar, yaitu warna putih, biru muda, biru tua (untuk komisioner), dan warna kuning (untuk peserta). Kertasnya bersifat carbonless (sekali tulis, tembus ke semua halaman). Oleh karenanya, Anda tidak bisa menggunakan formulir yang ditampilkan di sini. Formulir yang di sini hanya untuk informasi Anda saja.
Ada tiga hal yang aneh dengan formulir tersebut. Pertama, tanggal pameran dicetak tindih tiga kali (ditambah cetakan aslinya, menjadi empat kali cetakan), sehingga terlihat berantakan. Kalau dicermati, agaknya pernah terjadi salah cetak. Cetakan awal bertuliskan August 23-28, 2008 lalu ditimpa dengan cetakan October 23-28, 2008 sebanyak tiga kali, namun tidak pas (miring), sehingga hasilnya justru terlihat sangat tidak rapi.
Kedua, alamat e-mail panitia yang tertera pada formulir tersebut adalah jakarta 2008@posindonesia.co.id (ada spasi setelah kata ‘jakarta’). Padahal kita tahu bahwa alamat e-mail tidak bisa mengandung spasi. Redaksi belum mencoba mengirim e-mail dengan alamat tersebut, karena yakin pasti keliru.
Ketiga, alamat situs panitia juga mengandung spasi, yaitu ditulis www.posindonesia.co.id/jakarta 2008. Kita juga tahu bahwa alamat situs di Internet tidak boleh mengandung spasi. Redaksi mencoba mengunjungi alamat situs tersebut tanpa menuliskan spasi, ternyata alamat tersebut tidak ada. Redaksi juga mengubah spasi dengan tanda garis bawah (menjadi jakarta_2008) namun juga tidak berhasil.
Di formulir tersebut juga tercantum bahwa pendaftaran harus dilakukan selambat-lambatnya 5 Maret 2008. Berarti, mestinya formulir tersebut telah beredar secara luas di kalangan filatelis jauh sebelum bulan Maret 2008. Kalau banyak filatelis di dalam negeri belum menerima formulir tersebut, apakah formulir tersebut hanya ditujukan kepada filatelis di luar negeri? Namun tidak ada “tanda-tanda” bahwa formulir ini khusus untuk filatelis di luar negeri (kecuali bahasanya yang menggunakan bahasa Inggris).
Kalau pun toh Panitia sudah menyebarkan formulir ini ke luar (dan di dalam?) negeri, mestinya juga didukung dengan informasi melalui website. Namun di situs Pos Indonesia juga tidak ditemukan informasi mengenai Jakarta 2008. Paling tidak, Redaksi sudah mencoba mencari melalui fasilitas peta situs, tidak terdapat kata Jakarta 2008 (atau yang berkaitan dengan itu, misalnya Pameran, JIEC, dan sebagainya).
Contoh Koleksi
Meskipun tidak berkaitan langsung dengan Jakarta 2008, Redaksi ingin menyampaikan informasi mengenai contoh koleksi filateli yang baru saja dimuat di blog ini. Anda yang mau menata koleksi untuk ikut serta di pameran itu, coba perhatikan contoh-contoh yang ada di halaman Koleksi, karena Redaksi sudah menerima kiriman koleksi rekan Gita Noviandi berjudul The Scout Movement. Silakan mempelajarinya.









